Materi ASPD DIY tentang Bilangan Cacah dan Operasi Hitung
1. Pengertian Bilangan Cacah
Bilangan cacah adalah himpunan bilangan bulat yang dimulai dari 0 dan terus bertambah secara berurutan (1, 2, 3, ...). Bilangan cacah digunakan untuk menghitung benda-benda yang nyata dan tidak memiliki nilai negatif.
Notasi Himpunan Bilangan Cacah
Himpunan bilangan cacah dilambangkan dengan W (Whole numbers):
Contoh:
Jumlah apel di keranjang: 0, 1, 2, 3, ...
Banyaknya siswa di kelas: 5, 10, 15, ...
Perbedaan Bilangan Cacah dan Bilangan Asli
Bilangan Cacah (W):
Bilangan Asli (N): (tidak termasuk 0)
2. Operasi Hitung pada Bilangan Cacah
Ada empat operasi dasar dalam bilangan cacah:
a. Penjumlahan (+)
Penjumlahan adalah operasi menggabungkan dua bilangan menjadi satu jumlah.
Sifat-sifat penjumlahan:
Komutatif (Pertukaran):
Contoh:Asosiatif (Pengelompokan):
Contoh:Identitas (Unsur Netral = 0):
Contoh:
Contoh soal:
b. Pengurangan (–)
Pengurangan adalah operasi mengurangi suatu bilangan dengan bilangan lain.
Sifat-sifat pengurangan:
Tidak komutatif:
Contoh: tetapi (tidak berlaku di bilangan cacah).Tidak asosiatif:
Contoh: tetapi .Pengurangan dengan 0:
Contoh:
Contoh soal:
c. Perkalian (×)
Perkalian adalah penjumlahan berulang dari suatu bilangan.
Sifat-sifat perkalian:
Komutatif:
Contoh:Asosiatif:
Contoh:Distributif terhadap penjumlahan:
Contoh:Identitas (Unsur Netral = 1):
Contoh:Perkalian dengan 0:
Contoh:
Contoh soal:
d. Pembagian (÷)
Pembagian adalah operasi membagi suatu bilangan menjadi beberapa bagian yang sama besar.
Sifat-sifat pembagian:
Tidak komutatif:
Contoh: tetapi (tidak cacah).Tidak asosiatif:
Contoh: tetapi .Pembagian dengan 1:
Contoh:Pembagian dengan 0: Tidak terdefinisi.
Contoh:
Contoh soal:
3. Contoh Soal dan Pembahasan
Soal 1 (Penjumlahan & Pengurangan)
Hitunglah:
Penyelesaian:
Jawaban: 18
Soal 2 (Perkalian & Pembagian)
Hitunglah:
Penyelesaian:
Jawaban: 8
LATIHAN
Tidak ada komentar: